Dalam berbagai riwayat eskatologi Islam, terdapat narasi mengenai keberadaan tujuh sosok manusia yang diyakini masih hidup hingga saat ini dan ditakdirkan untuk tetap ada sampai hari kiamat tiba. Topik mengenai kehidupan abadi yang di luar kelaziman biologis manusia ini kembali menjadi perbincangan publik setelah diulas mendalam oleh kanal cahaya Islam pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut narasi yang dikemukakan, ketujuh sosok tersebut bukanlah entitas malaikat atau dewa, melainkan manusia biasa yang karena suatu ketetapan ilahi harus menanggung beban kehidupan panjang. Dalam pemaparan tersebut, sosok pertama yang disebut adalah Nabi Isa Alaihi Salam. Berdasarkan keyakinan Islam, Nabi Isa diangkat ke langit oleh Allah SWT saat musuh-musuhnya berupaya menyalibnya, dan hingga kini ia diyakini hidup untuk nantinya diturunkan kembali ke bumi sebagai tanda besar mendekati akhir zaman. Selain itu, Nabi Khidir turut disebutkan sebagai sosok misterius yang dikaruniai ilmu laduni dan hingga kini masih diyakini berjalan di muka bumi untuk menjalankan peran tertentu di bawah kehendak Sang Pencipta.
Kanal cahaya Islam juga menyoroti sosok Dajjal, makhluk yang digambarkan sebagai ujian terbesar umat manusia melalui fitnah-fitnah besar yang ditebarkannya. Berdasarkan riwayat hadis tentang kisah Tamim Adari, Dajjal saat ini diyakini sedang terkurung di sebuah pulau di tengah lautan sembari menunggu waktu pembebasannya. Bersamaan dengan Dajjal, bangsa Yajuj dan Majuj juga disebut masih hidup di balik dinding penghalang yang dibangun oleh Raja Zulkarnain, menunggu saat di mana mereka akan keluar dan menyebar ke seluruh penjuru dunia.
Selain sosok-sosok tersebut, terdapat pula kisah mengenai seorang lelaki yang dikutuk dengan kehidupan abadi akibat perbuatannya di masa lalu, seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang didoakan memiliki umur panjang, serta seorang pemuda pemberani yang teguh menghadapi Dajjal hingga ia diangkat derajatnya sebagai syahid tertinggi. Fenomena kehidupan abadi yang diangkat dalam konten ini tidak sekadar menjadi narasi misteri, melainkan ditekankan sebagai pengingat bagi umat manusia untuk senantiasa memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta membentengi diri dari berbagai bentuk fitnah akhir zaman melalui amalan-amalan seperti membaca Surah Al-Kahfi serta doa perlindungan dari fitnah Dajjal.(*)
















