Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir

ABDYA OFFICIAL

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 20:56 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Sistem buka tutup arus lalu lintas di Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, yang diberlakukan sejak Desember 2025 lalu, segera berakhir.

Jembatan tersebut diperkirakan selesai dan dapat dilintasi kendaraan paling lambat pada 20 atau 21 September 2026.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda, ST, didampingi Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah I, Fachruddin, dan Manager Lapangan PT Adhi Karya, Sutrisno, kepada media ini, Minggu (30/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan media ini di lokasi, lantai jembatan pada sisi barat, tengah, dan timur telah dilakukan pengecoran sejak beberapa waktu lalu.

Segmen sisi barat juga telah dilakukan pengaspalan. Sementara sisi timur sudah diaspal untuk lapisan pertama.

Untuk segmen tengah, pengecoran telah selesai dan saat ini masih menunggu umur beton sebelum dilakukan pengaspalan.

Ruas jalan menuju jembatan dari arah barat, kawasan Desa Tingkeum Baroh, juga telah selesai diaspal. Begitu pula dari sisi timur, kawasan Desa Tingkeum Mayang, proses pengaspalan hampir rampung.

Sementara itu, sejumlah ornamen jembatan, termasuk lampu dan fasilitas lainnya, masih dalam proses pengerjaan.

Belasan pekerja terlihat melakukan persiapan pengecoran trotoar pada segmen tengah jembatan serta menyelesaikan sejumlah pekerjaan lainnya.

Fachruddin didampingi Isnanda mengatakan, jika tidak ada kendala, pengaspalan segmen tengah akan dilakukan mulai 17 hingga 20 September 2026.

“Pengaspalan diperkirakan selesai dalam dua atau tiga hari. Setelah itu jembatan langsung dibuka karena ruas jalan menuju jembatan juga sudah selesai diaspal,” ujar Fachruddin.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan ditargetkan rampung pada 20 September 2026. Dengan selesainya pembangunan tersebut, arus lalu lintas jalur Banda Aceh-Medan yang selama ini kerap mengalami antrean panjang diharapkan kembali lancar.

“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 92 persen lebih,” katanya.

Untuk tahap awal, jembatan akan dibuka selama tiga hari sebagai masa uji coba bagi kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan. Sementara kendaraan dari arah Medan menuju Banda Aceh untuk sementara masih menggunakan jembatan lama.

Apabila selama masa uji coba kondisi jembatan dinyatakan aman, jembatan baru akan dibuka secara penuh seperti sebelum musibah banjir.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang ditandai dengan pemancangan tiang fondasi pertama di lokasi jembatan pada Selasa (20/1/2026).

Jembatan permanen Krueng Tingkeum Kutablang, Bireuen, yang dibangun di sisi hilir jembatan lama tersebut memiliki panjang sekitar 150 meter. (*)

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Radio Rimba Raya, Suara dari Gayo yang Menegaskan “Indonesia Masih Ada”

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Ironi Sejarah: Mengulas Nasib Tokoh Pendiri Bangsa yang Tersisih oleh Sistem

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Menelusuri Jejak PDRI: Kala Hutan Sumatera Menjadi Benteng Terakhir Kedaulatan Indonesia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Misteri Tujuh Sosok yang Diyakini Hidup hingga Hari Kiamat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Menelusuri Akar Sejarah Manusia: Kisah Nabi Adam AS dan Awal Peradaban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Menelusuri Perdebatan Skala Banjir Nabi Nuh: Antara Cakupan Global dan Lokal

Berita Terbaru